Profil AHY, Berprestasi di Militer dan Memilih Jalan Politik

Infonesia.id- Siapa sih yang tidak kenal dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pria berkharisma ini sempat menggegerkan publik, karena mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta.

Infonesia bakal menyuguhkan profil AHY yang dikutip dari berbagai sumber. Yuk disimak.

AHY merupakan anak sulung dari pasangan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Kristiani Herawati, yang lahir di Bandung 10 Agustus 1978.

AHY merupakan lulusan Akmil terbaik tahun 2000, dan seperti kita ketahui bahwa AHY mengikuti jejak sang ayah yang juga berdarah militer. Di dunia akademik, AHY juga memiliki prestasi di pendidikan master pertahanan, leadership dan managemen di luar negeri.

AHY pernah meraih pedang Tri Sakti Wiratama dan medali Adhi Makayasa pada tahun 2000 di bulan Desember. Selain itu, AHY juga pernah mengikuti kursus di Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri dan prestasi meraih lulusan terbai Combat Inter pada tahun 2001.

Tahun 2005, AHY menyelesaikan pendidikannya di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, dan memperoleh gelar Master of Science in Strategic Studies. Di tahun ini juga AHY mempersunting kekasihnya , Annisa Larasati Pohan atau yang lebih dikenal sebagai Annisa Pohan, dan dikaruniai seorang putri.

Prestasi AHY juga tak berhenti, tahun 2012 AHY menyabet tiga penghargaan langsung, yakni Medali The Order of Saint Maurice, The Commandants List dari sekolah militer Angkatan Darat di Fort Benning, Georgia, Amerika Serikat, dan Distinguish International Honour Graduated.

Tahun 2015, AHY menamatkan diri dari US Army Command and General Staff College (CGSC), Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat. Pada saat itu AHY berhasil lulus hanya setahun dengan IPK maksimal yakni 4. Di tahun yang sama, AHY juga meraih gelar Master of Public Administration di John F Kennedy School of Government, Harvard University, Massachusetts AS.

Publik mulai geger saat AHY yang berpangkat Mayor memutuskan pensiun dini dari TNI, dan beralih ke politik dengan mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Pencalonan AHY tak pernah diduga-duga, karena nama AHY tak pernah masuk dalam polling survei dan tak pernah jadi pembicaraan di publik untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

Saat mencalonkan diri, AHY didukung oleh Partai Demokrat, PPP, PAN dan PKB. Deklarasi AHY sebagai calon gubernur dilangsungkan di Cikeas. AHY saat itu berpasangan dengan Sylviana Murni, dan kalah pada putaran pertama Pilgub DKI.

Usai gagal di Pilgub DKI Jakarta, AHY tetap kukuh di dunia politik, dan akhirnya AHY terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Menjabat Ketum Demokrat, AHY mendapatkan cobaan dengan adanya digelar KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara. Dalam KLB ini, Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Demokrat.

Namun, akhirnya Kemenkumham menolak untuk mengesahkan Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang. Secara otomatis, AHY tetap menjadi Ketua Umum Partai Demokrat yang resmi.