Profil Irene Kharisma Sukandar, Pecatur Wanita Pertama di Indonesia yang Mendapat Gelar Grand Master

Infonesia.id- Beberapa hari belakangan ini, publik dihebohkan dengan polemik Dewa Kipas dan GothamChess. Hal ini membuat Grand Master Irene Kharisma Sukandar buka suara terkait polemik ini.

Anda mau tahu lebih dekat tentang Grand Master Irene Kharisma Sukandar. Infonesia sudah merangkumnya untuk anda. Yuk disimak.

Irene Kharisma Sukandar lahir di Jakarta 7 April 1992. Cewek berusia 29 tahun ini merupakan pecatur wanita pertama di Indonesia yang berhasil meraih gelar Grand Master Internasional Wanita (GMIW). Irene mendapatkan gelar tersebut pada Desember tahun 2008.

Anak kedua dari pasangan Singgih Yehezkiel dan Cici Ratna ini, sudah terjun ke dunia catur sejak berusia 7 tahun. Dirinya pertama kali menimba ilmu di sekolah catur Utut Adianto (SCUA). Ayah Irene adalah seorang atlet tenis meja, dan Irene sempat menekuni olahraga tersebut.

Irene tercatat telah mewakili Indonesia, di kejuaraan dunia catur pada tahun 2004, 2006, 2008 dan 2010. Bahkan kejuaraan dunia yunior di Yunani, Irena juga pernah mengikutinya saat dirinya masih berusia 14 tahun.

Selain itu, Irene juga pernah menyabet juara pertama pada tahun 2007 di turnamen catur di Ukraina. Saat usia 20 tahun, Irene membuat sejarah dengan menjadi juara di Asian Continental Chess Championship kategori Women Standard Chess. Kejuaraan ini juga sebagai ajang kualifikasi kejuaraan dunia catur wanita.

Nama Irene Kharisma Sukandar juga pernah Museum Rekor Indonesia tahun 2008, atas prestasinya sebagai wanita pertama Indonesia yang bergelar Grand Master Wanita.

Itu dia tadi profil singkat tentang Grand Master Irene Sukandar yang direncanakan bakal bertanding melawan Dewa Kipas alias Pak Dadang.