Lagi, Polda Sumut Sita Aset Bos Judi Online Apin BK Senilai Rp 158 Miliar

Infonesia.id, Medan- Polda Sumatera Utara kembali menyita aset senilai Rp 158 miliar milik bos judi online terbesar di Sumut, Apin BK alias Jonni.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjutak didampingi Gubernur Edy Rahmayadi, Ses Kompolnas Benny Mamoto dan pimpinan Forkopimda Sumut, mengungkapkam, selain menjerat kasus judi online, pihaknya juga mengenakan Jonni alias Apin BK dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Apin BK dikenakan TPPU,” katanya, Rabu (30/11) kepada wartawan.

Dalam kasus TPPU ini, sambungnya, pihaknya telah mengamankan 26 aset rumah/ruko milik Apin BK.

Terakhir, kata Panca, pihaknya menyita aset Apin BK berupa 21 unit jetski, 2 unit speadboad, 1 kapal dan 3 aset tanah dari Kabupaten Samosir.

“Total terakhir seluruhnya yang disita Rp5,8 miliar. Sebelumnya aset yang disita (rumah) dengan seharga Rp153 Miliar. Jadi total 158,8 miliar,” ungkap jenderal bintang dua tersebut.

Panca menyebut, pihaknya secepatnya akan melengkapi berkas perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang Apin BK alias Jonni.

“Secepatnya berkasnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumut,” sebutnya.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan penggerebekan lokasi judi online milik Apin BK di Kompleks Cemara Asri Deli Serdang, pada 8 Agustus 2022.

Dari penggerebekan ini, petugas mengamankan belasan operator judi online. Namun, saat penggerebekan, Apin BK alias Jonni berhasil kabur.

Kemudian, petugas melakukan penyitaan terhadap berbagai jenis aset milik Apin BK yang diduga hasil dari perjudian yang dikelolanya.

Aset tersebut berupa jet ski, kapal, tanah dan puluhan laptop serta komputer. (Rom/infonesia)