Duka di Hari Guru, Seorang Pelajar di Medan Tewas Kena Bacokan Senjata Tajam

Infonesia.id, Medan- Suasana Hari Guru Nasional (HGN) di Kota Medan diselimuti duka. Pasalnya, seorang pelajar tewas karena dibacok.

Pelajar SMA ditemukan tewas di kantor SPBU 14.201.133 Jalan Kapten Sumarsono, Medan.

Peristiwa ini berawal saat para siswa tersebut lari saling kejar dari Jalan Kapten Sumarsono Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, menuju Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal. Mereka sebagian mengenakan pakaian pramuka dan putih abu-abu dengan menggunakan berbagai senjata tajam.

Saat tiba di SPBU, dua siswa tergesa-gesa hendak memohon perlindungan karena diserang sekelompok siswa lainnya, hingga masuk ke Kantor SPBU itu.

Saksi Erwin mengatakan, tawuran antar pelajar itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Dimana dua siswa dikejar sekelompok siswa lainnya yang diduga menenteng senjata tajam.

“Korban terkepung, sementara temannya bisa melarikan diri. Lalu siswa yang ramai itu membacok korban. Korban sempat lari ke Kantor (SPBU) dan sudah terkapar di dalam,” ujarnya.

Setelah kejadian itu, sekelompok siswa yang diduga membacok pergi dari SPBU. Mengetahui kejadian itu, petugas SPBU menghubungi Polsek Sunggal, untuk ditindaklanjuti.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Suyanto Nasution mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan masyarakat sekitar pukul 14.30 WIB, ada tawuran di Jalan Kapten Sumarsono.

“Kami langsung cek ke TKP. Ditemukan seorang siswa tewas, diduga akibat tawuran. Sementara siswa yang selamat masih diselidiki,” jelasnya.

Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, untuk diautopsi.

“Masih kita selidiki. Untuk sementara, kami akan meminta keterangan pegawai SPBU dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

SPBU yang menjadi TKP pembacokan, telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Dari video yang beredar di media sosial
(medsos) dikalangan wartawan tampak sejumlah pelajar dengan mengunakan senjata tajam mengepung satu orang pelajar hingga naik ke tangki penampungan minyak.

Hingga pelajar tersebut turun dan berlari sedangkan sejumlah karyawan SPBU panik hingga akhirnya ditemukan pelajar tewas bersimbah darah di kantor. (Rom/infonesia)