Uang Nasabah Bank Sumut Raib di Rekening, Iswanto: Kita Lagi Investigasi

Infonesia.id, Medan- Sejumlah nasabah Bank Sumut mendatangi kantor bank di Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (4/7/2022). Para nasabah mengadukan masalah mereka yang dananya tiba -tiba raib di bank tersebut.

Akibatnya, nasabah lain yang dananya belum terkuras raib, ramai-ramai menarik dananya dari Bank Sumut.

“Sementara kami tarik dulu karena takut nanti raib pula,” kata Ali, salah seorang nasabah di bank tersebut.

Seorang nasabah mengatakan dirinya mengadukan masalahnya karena uangnya Rp 50 juta terdebet dari rekeningnya.

“Ada notifikasi masuk ke ponsel dana saya di Bank Sumut keluar pada malam hari. Padahal saat itu, saya tak ada menarik dana,” katanya.

Sekretaris Perusahaan Bank Sumut Iswanto Darus dikonfirmasi wartawan mengatakan, benar ada sejumlah nasabah yang mengadu. Nasabah bilang menerima notifikasi penarikan dana pada malam hari dan subuh.

Iswanto mengatakan Bank Sumut juga menerima pengaduan nasabah hari ini yang nasabahnya merasa hilang uangnya di tabungan. Ada nasabah yang merasa tidak ada menarik uangnya, tapi notifikasi pemberitahuan penarikan uang masuk ke ponsel mereka. Penarikan dana secara skimming melalui ATM.

Sebagai informasi, skimming adalah tindakan kejahatan pencurian data pengguna ATM untuk membobol rekening. Untuk melancarkan aksi ini, pelaku kejahatan menggunakan alat khusus bernama scammer yang bentuknya mirip dengan mulut slot kartu ATM.

Menurut Iswanto, setelah diselidiki penarikan dana itu dari luar Sumatera Utara menggunakan kartu ATM bank lain.

“Saat ini kita lagi investigasi semua nasabah yang merasa kehilangan dana,” katanya.

Ia menyatakan Bank Sumut bertanggung jawab atas kehilangan dana nasabah tersebut.

Dan pihak Bank Sumut juga sedang mendata nasabah mana saja dan di cabang mana yang mengalami kasus seperti itu. “Kami sedang mendatanya,” ucap Ismanto.

Menanggapi hal ini, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Yusup Ansori, mengatakan masalah nasabah tersebut sedang diinvestigasi oleh Manajemen Bank Sumut.

Pada dasarnya kalau dana nasabah tentunya aman karena apabila ada fraud dan dana bukan diambil nasabahnya, maka Bank Sumut harus bertanggung jawab mengganti dana nasabah yang diambil pihak lain.

“Kita minta manajemen mengambil langkah memitigasi risiko,” ucapnya. (rom/infonesia)