Anak Buah Jadi Korban Begal, Bobby Nasution: Saya Minta Pihak Terkait Menangkap Pelaku

Infonesia.id, Medan- Wali Kota Medan Bobby Nasution menjenguk Ramadhoni Hasibuan (53), penyapu jalan/petugas melati Dinas Kebersihan dan Pertamanan, yang menjadi korban begal di Jalan Pinus Komplek DPRD Kota Medan, Medan Timur, Minggu (2/1) pagi.

Akibat pembegalan itu, Ramadhoni pun mengalami luka-luka dan harus pasrah sepeda motornya dibawa kabur begal. Ironisnya luka yang dialami Ramadhoni akibat dianiaya begal tersebut.

Kondisi terkini, Ramadhoni pun sudah mendapatkan perawatan di RSUD dr Pirngadi Medan. Dan pada Senin (3/1), Bobby Nasution tampak menjenguk sekadar memberikan semangat dan bantuan.

Menantu Jokowi tersebut langsung berbincang dengan Ramadhoni.

Tidak hanya itu, Bobby sempat memberikan tawaran berupa uang muka sepeda motor, tapi Ramadhoni menolaknya dengan halus.

Bobby pun memberikan berupa bantuan uang tunai untuk membeli motor baru agar setelah pulih nanti Ramadhoni bisa kembali bekerja dengan lancar.

“Kita sangat menyayangkan musibah ini. Saya minta pihak terkait agar segera menangkap pelaku. Saya juga berharap agar peristiwa serupa tak terjadi lagi,” kata Bobby.

Bobby Nasution juga memastikan perawatan Ramadhoni di RSUD dr Pirngadi Medan berjalan dengan baik.

“Kita inginkan seluruh rumah sakit di Medan melayani dengan baik. Terutama Pirngadi ya. Semoga Bu Ramadhoni lekas sembuh dan bisa kembali bekerja seperti sedia kala,” harap Bobby.

Panggil Pimpinan Rumah Sakit

Dalam pertemuan ini, Ramadhoni menceritakan kronologis kejadian termasuk mendapatkan pelayanan penolakan dari RS Imelda,Medan.
Bobby pun menyatakan sangat menyayangkan pelayanan dan sikap RS.Imelda.

“Namanya Rumah Sakit untuk melayani seluruh masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan. Kita inginnya semua dilayani tanpa ada melihat jenjang statusnya terlebih dahulu,” papar Bobby usai menjenguk pasien tersebut.

Dikatakan Bobby bahwa masalah BPJS bisa atau tidak di RS tersebut, seharusnya itu bisa dibicarakan setelah pertolongan pertama dilakukan.

“Jangan tidak melayani pasien karena kejadian tertentu, BPJS masih bisa dikoordinasi apalagi ini masih masuk dalam pegawai Pemko dimana seharusnya lebih gampang untuk di komunikasikan,” tutur Bobby.

Untuk itu Bobby berencana akan mengumpulkan seluruh Rumah Sakit Kota Medan agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi.

“Kita akan segera mengumpulkan seluruh RS di Kota Medan agar kejadian tidak terulang dan RS bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin,” tegasnya.

Ramadhoni sendiri mengaku kaget dijenguk orang nomor satu di Pemkot Medan tersebut. Usai dijenguk, Ramadhoni pun mengucapkan terimakasih.

“Terimakasih Pak Wali atas kepedulian dan bantuannya. Ini sangat berharga untuk saya,” katanya. (rom/infonesia)