Lapor Polisi Karena Dituding Gagal Hentikan Hujan di Sirkuit Mandalika, Amaq Daud: IATC dan WSBK Bukan Saya Pawangnya

Infonesia.id- Gara-gara banyak yang memajang fotonya di media sosial, karena dituding gagal menghentikan hujan di Sirkuit Mandalika saat gelaran WSBK, seorang pawang hujan bernama Damai Santoso alias Amaq Daud melaporkan sejumlah media dan akun medsos ke Polres Lombok Tengah.

Dia dituding gagal menghentikan hujan saat itu, yang membuat race sempat dihentikan. Beberapa kali Race WorldSBK di Sirkuit Mandalika ditunda akibat hujan lebat yang turun. Dia mengatakan, yang menjadi pawang hujan saat WorldSBK bukan dirinya. Sehingga salah kaprah mengaitkan dirinya dengan kegagalan itu

Amaq Daud mengaku, hanya menjadi pawang hujan saat kedatangan Presiden Jokowi ketika meresmikan Sirkuit Mandalika.

“Saat balapan IATC dan WSBK di Sirkuit Mandalika bukan saya pawangnya. Kenapa foto saya yang dipajang dalam berita?” tegasnya.

“Saat peresmian Sirkuit Mandalika oleh Presiden Jokowi itu memang saya yang jadi pawangnya. Saat itu tidak hujan. Malah terik matahari sangat panas,” katanya.

Merasa difitnah, Amaq Daud memutuskan untuk memperbaiki citranya sebagai pawang hujan profesional dengan melaporkan ke polisi.

“Saya merasa dirugikan dengan komentar netizen di berita-berita postingan media sosial itu,” tutupnya.