Ada 40 Lapak Jualan di Pasar Induk Lau Cih Tak Kantongi Izin

Infonesia.id, Medan– Jajaran direksi PUD Pasar Medan mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Lau Cih, Medan Tuntungan, Sabtu (9/10/2021) pukul 00.00 Wib.

Sidak dipimpin oleh Dirut PUD Pasar Medan Suwarno didampingi Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, dan Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi.

Pada sidak ini, Dirut mengungkapkan, sesuai arahan dari Wali Kota Medan Bobby Nasution yang meminta jangan sampai ada pungutan liar (pungli), ia mendorong agar di Pasar Induk Lau Cih tidak ada pungli.

Namun di lapangan, dirinya dan jajaran direksi lain mendapati beberapa persoalan. Satu diantaranya yakni adanya 40 lapak jualan yang tidak mengurus izin. Ditambah adanya kutipan retribusi yang harganya bervariasi.

“Pak Wali sudah menegaskan untuk menghilangkan pungli di setiap pasar. Kami jajaran direksi akan menelusuri dan mencari itu,” beber Suwarno.

Atas temuan di Lau Cih, kata Suwarno, pihaknya akan memanggil Kepala Cabang II dan Kepala Pasar Induk Laucih untuk menindaklanjuti itu.

Dirinya juga menuturkan, salah satu program prioritas dari Wali Kota adalah kebersihan. Oleh sebab itu, Dirut meminta karyawan di Pasar Induk Lau Cih untuk menjaga kebersihan areal pasar.

Ditempat yang sama Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu menyebut akan lebih detail dalam menyelidiki dugaan pungli di Pasar Induk Lau Cih. “Sidak malam ini sepertinya sudah memberikan gambaran. Segera kita akan membuat keputusan atas konsekuensi dari temuan-temuan kita,” ucap pria berkaca mata ini.

Sementara Dirops Ismail Pardede menambahkan, persoalan kebersihan harus menjadi skala prioritas. Hal-hal yang diindikasikan adanya dugaan praktek pungli, harus dihentikan dan dihapuskan. Apabila tetap terjadi, maka tindakan tegas akan diambil. “Kita minta kepala pasar dan jajaran untuk meningkatkan kebersihan. Sebab itu merupakan prioritas dari Pak Wali,” bilangnya.

Sedangkan Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi menambahkan, bakal memperbaiki mental-mental para jajaran di PUD Pasar Medan baik itu soal kedisiplinan, kinerja dan bagaimana mengambil kebijakan di pasar. Sidak ini berakhir sekitar pukul 03.00 WIB. (rom/infonesia)