Sentul City Mau Usir Rocky Gerung, Jubir Menteri ATR/BPN: Tidak Boleh Bertindak Sepihak, Harus Melibatkan Pengadilan

Infonesia.id- PT Sentul City Tbk meminta kepada pengamat sosial politik dan filsafat Rocky Gerung untuk segera membongkar rumahnya yang berada di Blok 026 Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11 Kelurahan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang Kebupaten Bogor. Hal itu dilakukan karena PT Sentul City merasa memiliki HGB atas lahan yang kini ditempati Rocky Gerung.

Juru Bicara dan staf khsusus Menteri ATR/BPN Taifiqulhadi menyebutkan, terkait kepemilikan lahan maka ada dua yang harus diperhatikan. Yang pertama yakni sertifikat kepemilikan lahan dan yang kedua adalah menguasai fisik lahan.

“Jika bertahun-tahun tidak menguasai secara fisik yang justru yang menguasai secara fisik adalah pihak lain maka pemegang sertipikat harus hati-hati,” kata Taufiqulhadi ketika dikonfirmasi Kamis 9 September 2021

Menurut Taufiq, apabila salah satu pihak merasa memiliki surat yang sah atas suatu lahan tetapi lahan tersebut berada dalam penguasaan pihak lain maka pemilik surat tersebut tidak boleh bertindak sepihak. Harus terlebih dahulu melalui mekanisme di pengadilan.

Sehingga dengan begitu, nanti pengadilan yang memberikan putusan siapa yang berhak atas lahan tersebut. Tidak dibenarkan jika salah satu pihak melakukan eksekusi pengosongan lahan secara sepihak tanpa melibatkan pengadilan.

“Tidak boleh bertindak sepihak. Jika memang ia merasa sebagai pemegang hak krn ada HGB. Misalnya, ia harus meminta pengadilan untuk mengosongkannya. Pihak pengadilan yang mengeksekusi. Bukan secara sepihak dengan mengerahkan preman atau satpol PP,” ujar dia.

Seperti diketahui, Ada tiga poin somasi yang dilayangkan pihak Sentul City kepada Rocky Gerung. Pertama, memperingatkan bahwa PT Sentul City pemilik sah tanah seluas 800 meter persegi di Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11 Kelurahan Bojong Koneng berdasarkan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) Nomor 2411 dan 2412.

Kedua, pihak Sentul City akan memperkarakan Rocky Gerung jika tidak segera mengosongkan lahan karena sudah memasuki/memanfaatkan lahan milik orang lain secara tidak sah. Mengacu pada pasal 167, 170, dan 385 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

Ketiga, pihak Sentul City akan merobohkan bangunan dengan meminta bantuan Satpol PP jika Rocky Gerung tak segera mengosongkan huniannya.

sumber: viva.co.id