Pemberhentian dan Pengangkatan Kepling di Medan Area Berbau Kepentingan, Ini Respon DPRD Medan

Infonesia.id, Medan– Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Gerindra, Dedy Aksyari Nasution, menyoroti proses pemberhentian dan pengangkatan kepala lingkungan (kepling) di Kecamatan Medan Area yang sudah memasuki masa purna tugas. Pasalnya berdasarkan laporan masyarakat yang diterima, pengangkatan kepling di kecamatan dimaksud diduga sarat kepentingan oknum tertentu.

“Banyak kepling-kepling yang masih kompeten dan disukai masyarakat diganti tanpa ada kesalahan apapun. Jadi wajar kita menduga ada indikasi pergantian kepling ini sarat dengan persyaratan berbau uang ,” katanya Dedy kepada wartawan, Kamis (5/8).

Sambung anggota Komisi IV DPRD Medan pihaknya heran dengan situasi yang terjadi saat ini Kecamatan Medan Area. Padahal belum lama ini Wali Kota Medan telah warning seluruh jajarannya untuk tidak bermain-main dalam menjalankan amanah. Apalagi mengutip sejumlah uang dari masyarakat demi keuntungan pribadi.

Dedy menambahkan, Perda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling sudah sangat baik dan isinya disesuaikan dengan situasi Kota Medan sekarang ini. Lantas, jika ada kepling diberhentikan tanpa sebab fatal, tapi karena nilai assesment-nya ini juga dipertanyakan anggaran untuk assesment itu dari mana. Itu secara tegas oknum yang memberhentikannya itu melanggar hukum.

“Kalau diberhentikan karena melanggar hukum seperti terlibat kejahatan atau narkoba, bisa dilakukan seperti itu. Tapi jangan diberhentikan karena ada unsur suka atau tidak suka. Kan kita jadi curiga sama pejabat-pejabat di kelurahan atau kecamatan. Ada apa di balik itu? Padahal kita tahu masyarakat masih butuh kepling yang kooperatif. Gak perlulah dijelaskan kepling mana yang diberhentikan tanpa sebab itu. Yang jelas ini gak boleh dibiarkan. Wali Kota harus tegas,” tutupnya. (rom/infonesia)