Curhatan Istri Guru Honorer, Buka Amplop Gaji Suami Isinya Cuma Rp 144 Ribu

Infonesia.id- Seorang istri bakal bahagia, begitu tanggal muda. Pasalnya, sang suami menerima gaji setelah sebulan bekerja. Baru-baru ini viral, seorang istri membuka amplop gaji hasil suami bekerja selama sebulan. Tetapi begitu dilihat, apakah cukup untuk biaya hidup selama satu bulan?

Momen istri membongkar amplop gaji milik sang suami tersebut mendadak viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @igtainmenttt, Rabu (9/5/2021).

Terlihat dalam video, momen ketika sosok istri tersebut membuka sebuah amplop kecil yang berisi penghasilan kerja sang suami.

Dia mengaku membuka amplop tersebut langsung setelah diberi sang suami yang baru saja pulang bekerja sebagai tenaga mengajar.

“Hari ini suami aku pulang kerja pulang mengajar. Ia memberikan amplop padaku,” ujarnya.

Mulai membuka amplop, istri tersebut kemudian menghitung penghasilan sang suami yang didapatkan dari mengajar.

“Mari kita hitung,” ucapnya membuat warganet penasaran.

Setelah dibuka, terungkap uang yang ada di amplop tersebut. Uang itu terdiri dari beberapa pecahan diantaranya Rp 100 ribu, Rp 20 ribu, Rp 5 ribu, dan Rp 2 ribu.

Apabila ditotal, kata sang istri uang penghasilan suami dari mengajar selama sebulan tersebut yakni sebesar Rp 144 ribu.

“Totalnya Rp 144 ribu hasil dia mengajar selama sebulan,” tukasnya.

Aksi istri membongkar amplop gaji sang suami tersebut kontan menuai komentar dari para warganet. Beberapa dari mereka mengungkit gaji guru honorer.

“Saya merasakan apa yang ibu rasakan,” komentar Fe*****.

“Semangat para tenaga pengajar karena saya juga seorang guru SD,” balas Eli********.

“Ya Allah banyakan gaji guru ngaji anakku,” timpal Inka*******.

Sementara itu, beberapa warganet lain menuliskan cerita semula, mendapatkan gaji tak sebanding dengan pekerjaan saat menjadi guru.

“Pernah digaji Rp 80 ribu aja sebulan. Full masuk sebulan, tapi jam ngajar cuma dikit,” kata Iff********.

“Gaji guru honorer awal memang sedikit. Suami saya juga pertama ngajar cuma dapat Rp 150 ribu per bulan,” timpal Razas*******.