Pasutri Ini 4 Tahun Nabung, Akhirnya Berhasil Beli Scoopy Rp 21 Juta Pakai Uang Koin

Infonesia.id- Pasutri di Brebes membeli sepeda motor baru Honda Scoopy dengan uang koin. Keduanya mengaku mengumpulkan uang koin selama 4 tahun, dari hasil jualan.

Uang koin pecahan Rp 500 dan Rp 1.000 sengaja dikumpulkan Abdul Wahid (45) dan sang istri warga Karangbinangun, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah untuk membeli motor.

“Saya kan punya rental PS3 sama sekalian jualan jajanan anak. Ada sepupu mengingatkan melihat anak-anak beli (jajanan) pakai koin, terus dia bilang katanya ‘koin dikumpulin saja nanti buat beli motor’, mulai detik itu saya kumpulin,” kata Abdul Wahid saat dihubungi detikcom, Kamis (29/4/2021).

Motor Honda Scoopy dengan harga Rp 21 jutaan itu ditebus untuk memenuhi permintaan sang anak. Abdul Wahid mengatakan sehari-hari ia memiliki usaha berjualan makanan ringan anak-anak, berjualan bensin eceran, dan rental PS 3 di dekat tempat tinggalnya.

Setiap kali ada pembeli yang membayar dengan uang koin pecahan lima ratus dan seribuan langsung disisihkan, dan dimasukkan ke dalam toples.

“Uang Rp 500 dan Rp 1.000, saya masukin toples. Nanti belanja lagi pakai uang kertas,” kata Abdul.

Uang tersebut mulanya disimpan di puluhan toples bekas makanan ringan. Saat akan berangkat ke dealer untuk membeli sepeda motor, dia dan istrinya lebih dulu memindahkannya ke dalam plastik, dan membawanya dengan menggunakan tas.

Sebelum uang diserahkan ke dealar Abdul Wahid sudah menghitung uang koin tersebut di rumah.

“Penghitungan dari rumah, pagi saya bungkusin yang Rp 500-an, dengan jumlah Rp 250 ribu. Yang koin Rp 1.000 jumlahnya Rp 500 ribu,” jelas dia.

Abdul Wahid pun datang ke dealer Super Honda Brebes pada Kamis (29/4) sore. Pembayaran dengan uang koin diterima, motor pun akan dikirim keesokan harinya ke rumah. Abdul menyebut Harga Honda Scoopy ditebus di angka Rp 21.060.000.

“Sore ini beliau ke dealer lewat marketing kami, untuk membayar motor Scoopy. Ternyata setelah dicek isi tasnya itu uang koin semua, ada pecahan 500 dan 1.000,” ujar Kepala Cabang Super Honda Brebes, Lilik Prahoro saat dihubungi, Kamis (29/4).

Saat ini penghitungan koin masih berlangsung. Meski demikian, dia menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Hal ini dilakukan sebagai pelayanan bagi masyarakat yang ingin membeli motor baru, meski dengan uang pecahan kecil.

“Ya (pembayaran uang koin) harus diterima, ini salah satu pelayanan kepada konsumen,” tambahnya.

sumber: detik.com