Anggota DPR Ini Kritik Bobby Nasution Soal Pencopotan Kadis Kesehatan dan Kerumunan di Kesawan City Walk

Infonesia.id, Medan- Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii menuding Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution sudah berbohong terkait alasan pencopotan Edwin Effendi dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan Medan.

“Ternyata Bobby sudah ketularan kebiasaan berbohong,” tulis Muhammad Syafii melalui unggahannya di akun instagram pribadinya @romo.syafii, seperti dilihat infonesia.id, Selasa (27/4/2021).

Dalam unggahan tersebut, politikus Partai Gerindra ini mengungkapkan sejumlah keanehan terkait pencopotan Kadis Kesehatan Medan.

“Katanya telah mengingatkan berkali-kali kadis soal covid-19, padahal itu tidak dilakukannya apalagi dia baru saja menjabat sebagai Wali Kota Medan ,” tulis pria yang akrab disapa Romo ini.

Menurut Romo, sebelum Bobby Nasution menjabat Kota Medan berada di zona orange dan sedang menuju tahap zona hijau. Namun, hal itu digagalkan oleh Bobby Nasution. “Kerumunan masa kampanye Wali Kota Medan,” ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Sumut ini juga menyinggung pelaksanaan program Kesawan City Walk yang kerap melanggar protokol kesehatan (prokes). “Kerumunan setiap malam tanpa prokes ,” tutupnya.

Unggahan tersebut sudah disukai sebanyak 1,094 pengguna Instagram. Tudingan Romo itu langsung dijawab oleh Bobby Nasution.

Dikolom komentar menantu Presiden Jokowi itu mengungkapkan alasan mencopot Edwin dari jabatan Kadis Kesehatan Medan.

“Saya tau pak Kadis Kesehatan yang saya berhentikan merupakan besan dari bapak Romo. Tapi ini sudah ada dasarnya dari Inspektorat Medan, dan ini merupakan upaya saya menekan penyebaran covid-19 di Kota Medan melalui perangkat saya yang mau dan bisa bekerjasama. Terimakasih bapak Romo yang terhormat,” tulis Bobby melalui akun instagramnya @bobbynst.

Jawaban ini pun dibalas para netizen dengan 104 komentar.

Sebelumnya pada Jumat (23/4/2021) lalu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengumumkan bahwa dirinya telah mencopot Edwin Effendi dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan Medan.

Mantan Dirut RSUD Dr Pirngadi Medan itu dicopot lantaran dianggap lamban menangani pandemi Covid-19. (infonesia/rom)