Pengertian Cerita Fiksi, Kenali Ciri-ciri, Struktur, Jenis-jenis dan Unsur-unsurnya

Infonesia.id- Cerita fiksi adalah cerita tidak nyata atau khayalan, yang dibuat berdasarkan imajinasi dan kreativitas dari penulis cerita.

Cerita fiksi biasanya memiliki struktur yang bebas yang sesuai dengan penulis cerita, namun biasanya terdapat pesan moral di dalam cerita fiksi.

Ciri-ciri cerita fiksi

1. Cerita fiksi menyasar perasaan pembaca, bukan logika.
2. Bahasa yang digunakan bersifat konotatif.
3. Sifatnya rekaan alias imajinasi dari penulis.
4. Sistemtikanya tidak baku.
5. Ada pesan moral atau amanat dari ceritanya.

Struktur Cerita Fiksi

1. Orientasi

Bagian ini menjelaskan tokoh dalam novel, tema, dan latar belakang. Biasanya orientasi ini ditemui di awal cerita, agar cerita fiksi menjadi jelas.

2. Abstrak

Bagian ini berisi cerita singkat dari cerita keseluruhan isi cerita. Bagian ini boleh ada boleh juga tidak.

3. Evaluasi

Bagian ini berisi tentang penyelesaian masalah yang dihadapi para tokoh, tapi ceritanya belum berakhir.

4. Komplikasi

Bagian ini menceritakan tentang konflik-konflik yang dihadapi para tokoh cerita

5. Koda

Bagian ini berisi amanat cerita dan pesan moral yang dipetik dari cerita.

6. Resolusi

Berisi inti pemecahan masalah yang dihadapi para tokoh.

Jenis-jenis Cerita Fiksi

1.Novel
2.Roman
3.Cerpen

Unsur Cerita Fiksi

Unsur dalam cerita fiksi dibagi dalam dua, yakni unsur ekstrinsik dan intrinsik.

Unsur intrinsik

– Tema
– Tokoh
– Alur/plot
– Konflik
– Klimaks
– Latar
– Amanat
– Sudut Pandang

Unsur Ekstrinsik Adalah keadaan di luar cerita, tetapi sangat mempengaruhi jalan cerita

– Keadaan subjektivitas individu pengarang yang memiliki sikap
– Keyakinan
– Pandangan hidup
– Psikologi
– Pandangan hidup suatu bangsa
– Berbagai karya seni lain
– Kaidah kebahasaan teks cerita fiksi