Sejarah Coca Cola, Minuman Karbonasi yang Rugi Rp 57 Triliun Karena Ulah Ronaldo

Infonesia.id- Coca Cola baru-baru ini rugi Rp 57 triluin karena aksi Cristian Ronaldo yang menggeser Coca Cola saat konfrensi Pers di perhelatan Euro 2020.

Infonesia bakal memberikan informasi tentang sejarah Coca Cola yang dilansir dari berbagai sumber. Yuk disimak.

Coca Cola pertama kali muncul pada 8 Mei 1886. Seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, bernama John Styh Pemberton adalah yang pertama mengenalkan dengan mencampur sirup karamel yang kini dikenal sebagai Coca Cola.

Pemberian nama Coca Cola pertama kali dicetuskan oleh Frank M Robinson seorang akuntan John. Dirinya mengatakan dua huruf C akan lebih menarik untuk promosi periklanan. Akhirnya dibuatlah huruf-huruf miring mengalir, spencer, hingga logo paling terkenal di dunia.

Awlanya Coca Cola dibuat sebagai obat paten pada akhir abad ke 19. Akhirnya Coca Cola dibeli oleh pebisnis Asa Griggs Candler. Candler sangat lihai dalam hal promosi. misalnya dia membuat benda cenderamata berlogo Coca Cola, dan dibagikan ke lokasi penjualan.

Karena sudah terkenal, konsumen menghendaki namanya Coke, dan akhirnya pada tahun 1941, perusahaan mengikuti selera popular pasar. Tahun itu juga, nama dagang Coke memperoleh pengakuan periklanan yang sama dengan Coca-Cola, dan pada tahun 1945, Coke resmi menjadi merek dagang terdaftar.

seperti diketahui Coca Cola, dijual di toko, restoran hingga mesin penjual yang berada di lebih 200 negara di dunia. Pada tahun 2011, Interbrand menobatkan Coca Cola sebagai merek termahal di dunia.

The Coca-Cola Company pernah mengeluarkan minuman cola lain dengan merek Coke, yang paling umum adalah Diet Coke, kemudian Caffeine-Free Coca-Cola, Diet Coke Caffeine-Free, Coca-Cola Cherry, Coca-Cola Zero Sugar, Coca-Cola Vanilla, dan beberapa versi khusus berperisa lemon, jeruk nipis atau kopi.